Sekolah Ramah Anak

SEKOLAH RAMAH ANAK

Program Sekolah Ramah Anak adalah program inovasi yang digulirkan untuk mendukung sekolah dan guru dalam mengakomodasi keragaman semua anak termasuk kebutuhan khusus mereka di sekolah.

Sekolah Ramah Anak

Sekolah Ramah Anak: Mengembangkan pendidikan yang inklusif dan sekolah yang ramah anak.  


Program Sekolah Ramah Anak dirancang untuk memenuhi kebutuhan lembaga dan sistem pendidikan

yang mengakomodasi keragaman semua anak termasuk kebutuhan khusus mereka.

 

TUJUAN


Tujuan dari program ini adalah bahwa semua anak termasuk mereka

yang memiliki disabilitas tidak akan tertinggal dan mendapatkan

pendidikan yang berkualitas sebagai bagian dari hak mereka.

Program ini fokus pada pengembangan sumber daya manusia

(pendidik dan pemangku kepentingan) pada penyediaan layanan pendidikan

untuk anak-anak serta meningkatkan keterlibatan orang tua.

Pilot project untuk program dilaksanakan di beberapa SLB di Kota Bandung,

didukung oleh Alumni Grant Scheme (AGS) yang

diadministrasikan oleh Australia Awards Indonesia.

 

OUTPUT 


  1.   Peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan guru tentang mendidik semua siswa termasuk yang berkebutuhan khusus.
  2.   Terwujudnya sekolah yang memiliki budaya inklusif layanan Pendidikan berkualitas untuk semua siswa

 

DESKRIPSI KEGIATAN


  1. Asesmen dilakukan untuk mendapatkan informasi awal (baseline) dari sekolah yang dipilih sebagai dasar pengembangan program.
  2. Pertemuan pengambil kebijakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendiskusikan rencana kerja dan kontribusi dari setiap pihak yang terlibat.
  3. Menyelenggarakan pelatihan guru.
  4. Menyelenggarakan seminar guru. 
  5. Menyelenggarakan workshop orangtua. 
  6. Menyelenggarakan seminar orangtua.
  7. Workshop kerjasama guru dan orangtua.  
  8. Diskusi kelompok terpumpun. Kegiatan ini melibatkan kepala sekolah dan pengawas dari sekolah proyek dan sekolah mitra.
  9. Monitoring dan Evaluasi. Monitoring dilakukan untuk mengetahui sejauh pada proses implementasi efektif dilaksanakan. Sedangkan evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak setelah semua program selesai diimplementasikan.